Melempar bola (pitching)

Pelempar bola ( pitcher )

Permainan dimulai pada saat umpire memulakan pertandingan dan menjerit kata “Play Ball”. Setelah pemain bertahan (defense) memasuki kawasan jagaannya masing-masing, permainan antara pitcher di pasukan bertahan dan batter di pasukan memukul dapat dimulakan. Seorang pitcher berdiri di atas plate dan menghadap ke arah catcher. Pitcher akan berusaha melempar bola sekuat tenaga ke mitt catcher. Posisi bola lempar mempunyai kawasan khusus yang disebut zon strike (strike zone), di mana hasil akhir lemparan terdapat di atas home plate dan tingginya tidak lebih dari dada dan tidak kurang dari lutut batter. Jika bola dalam zon strike tidak terpukul oleh batter, maka umpire akan berteriak “strike”. Manakal bola keluar dari zon strike, namun batter cuba memukul bola maka umpire akan berteriak “ball”. Zon strike adalah zon dimana bola dalam kawasan pukulan batter. Pada saat melempar, pitcher akan berusaha membuat bola strike dengan sekuat tenaga agar batter susah untuk memukul bola walaupun bola berada di zon pukulnya. Kehebatan seorang pitcher adalah melemparkan bola dengan kecepatan tinggi dan dengan sasaran yang tepat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s